Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2011

Nilai-Nilai Kepribadian dalam ’Elong Ugi’

A. Pendahuluan Dalam masyarakat Bugis, khususnya ketika masih eksis kerajaan-kerajaan lokal (ethnic authority), mengenal dan menjadi bagian dari tradisi mereka berpantun atau bernyanyi yang bisa disampaikan dengan pernyataan lansung atau dengan pengiasan (‘lecco-lecco ada) yang unik biasa disebut dengan Elong, sekarang lebih populer dengan nama Elong Ugi. Keunikannya, terutama pada Elong Maliung Bettuanna, karena ungkapan yang disampaikan kadang kala berisi tebakan yang memerlukan interpretasi yang cukup terliti. Jadi kalau seseorang tidak mengetahui kuncinya maka tak akan dapat mengetahuinya. Pantun-pantun itu juga sangat digemari oleh para pemuda dan pemudi yang sedang jatuh cinta, karena dapat mengungkapkan isi hatinya di tengah-tengah orang banyak kepada orang yang dicintainya tapi orang banyak tidak memahaminya. Bisa pula dengan pantun itu, seseorang mengungkapkan kebenciannya, ketidak senangannya pada pada seseorang atau penguasa tapi tidak banyak orang yang bisa mengetahuinya....